Berkebun Uang dengan Kelapa Sawit

Sahabat carasendiri.com kali ini kita akan membahasa tentang berkebun uang dengan kelapa sawit,
Apakah kalian tau kelapa sawit ?
Kelapa sawit atau Elaeis adalah tumbuhan industri penting penghasil minyak Seperti, Minyak Masak, Minyak Industri, Maupun bahan bakar (Biodiesel) Yang perkebunanya
menghasilkan keuntungan yang besar sehingga banyak hutan dan perkebunan yang lama di komversi menjadi perkebunan buah kelapa sawit.
Sahabat carasendiri.com  Negara kita indonesia adalah negara yang lumayan banyak menghasilkan minyak kelapa sawit terbesar di Dunia.

Sahabat carasendiri.com hal pertama yang musti  Sahabat carasendiri.com lakukan ialah memahami syarat tumbuh kelapa sawit seperti :

Iklim
Media Tanam
1.masa penyinaran matahari rata-rata 4-6    jam/hari.
2.Curah hujan tahunan 1.500-4.000 mm. Temperatur optimal 24-28C.
3.Ketinggian tempat yang ideal antara 1-500 m dpl.
4.Kecepatan angin 5-6 km/jam untuk membantu proses penyerbukan.
1.Tanah yang baik mengandung banyak lempung, beraerasi baik dan subur.
2.Berdrainase baik, permukaan air tanah cukup dalam, solum cukup dalam (80 cm), pH tanah 4-6, dan tanah tidak berbatu.
3.Tanah Latosol, Ultisol dan Aluvial, tanah gambut saprik, dataran pantai dan muara sungai dapat dijadikan perkebunan kelapa sawit.

Sahabat carasendiri.com hal kedua yang musti  Sahabat carasendiri.com lakukan ialah memahami faktor lahan kelapa sawit seperti :

Lahan
Lahan
-Perhatikan kadar yang terlalu tinggi dari  kandungan asam/Aluminiumnya (AL)
Antisipasi
Maka bisa di netralkan dengan meneburkan Pupuk Abu atau pupuk Dotani dan tanah kapur sebanyak (30 kg Perpohon).
Hal seperti ini bisa juga di terapkan untuk lahan yang gambut dalam.
-Waspada lahan pada serangan hama tikusnya, Antisipasi
Balutlah pangkal pohon sawit yang baru di tanam dengan kawat ram atau kawat kandang ayam setinggi (50 cm).
Dan bagian bawah kawat haruslah kandas ke tanah, Dan bisa juga memakai Jala bekas. Kemudian pembalutan dilakukan dengan tidak terlalu ketat dan kuat, Agar pertumbuhan batang kelapa sawit tidak terganggu. 


Sahabat carasendiri.com hal ketiga yang musti  Sahabat carasendiri.com lakukan ialah memahami teknik pembibitan kelapa sawit seperti :

Bibit Kelapa Sawit
Pemeliharaan Pembibitan
-Kecambah dimasukkan polibag 10x20 atau 15x30 cm berisi 1,4-2,0 kg tanah lapisan atas yang telah diayak.
-Kecambah ditanam sedalam 3 cm.
-Tanah di polibag harus selalu lembab.
-Simpan polibag di bedengan dengan diameter 120 cm.
-Setelah berumur 3-4 bulan dan berdaun 4-5 helai bibit dipindah dan ditanamkan.
-Bibit dari dederan dipindahkan ke dalam polibag 40x50 cm setebal 0,11 mm yang berisi 15-30 kg tanah lapisan atas yang diayak.
-Sebelum bibit ditanam, siram tanah dengan POC NASA 5 ml atau 0,5 tutup per liter air.
-Polibag diatur dalam posisi segitiga sama sisi dengan jarak 90x90 cm.


Jika Sahabat carasendiri.com  sudah memahami pembibitan dan pemiliharaan,
Sekarang kita akan membahas tentang Jarak tanaman pohon buah sawit yang baik.
Sahabat carasendiri.com  sebaiknya menanam tidak kurang lebih dari (8 x 7 Meter)
Catatan Kecuali anda menggunakan bibit sawit unggul pelepah pendek bisa disesuaikan ukurannya.
Sawit unggul pelepah pendek tersebut memang bisa di tanam lebih rapat dari pada sawit lokal.
Dan lebih menguntungkan dalam jangka pendek dan menengah Sahabat carasendiri.com.
Tetapi dalam jangka panjang maka hasilnya akan kalah sedikit di banding sawit lokal.
Karena usia sawit lokal yang lebih panjang Sahabat carasendiri.com  ia bisa hidup hingga (3-4 Tahun). Sahabat carasendiri.com selain dari itu sawit unggul tandan buahnya akan sedikit mengecil apabila telah berusia diatas lokal.
Sehingga sering patah atau tumbang jika datang badai atau angin besar Sahabat carasendiri.com.

Baca Juga Sahabat carasendiri.com Tentang Peluang Usaha Budidaya Jamur Kuping

dengan referensi di atas Sahabat carasendiri.com membuat banyak perkebunan besar pohon sawitnya tinggal (60-75%) saja pada saat peremajaan.
Bandingkan Sahabat carasendiri.com  dengan sawit lokal yang biasanya bertahan pada kisaran (90%) pohon masih berdiri.
Selain dari faktor bibit, Faktor pemupukan juga ikut menetukan kekokohan pohon.
Pupuk yang banyak akan membuat batang dan akar pohon sawit menjadi rapuh.
Ciri-ciri pohon sawit yang kebanyakan pupuk adalah, Batangnya Gundul, Sedikit sekali sisa pangkal pelapah yang masih menempel.  

Sahabat carasendiri.com hal keempat yang musti  Sahabat carasendiri.com lakukan ialah memahami teknik penyiraman  dan pemupukan kelapa sawit seperti :

Teknik Penyiraman seperti :
-Penyiraman harus dilakukan 2x/hari.
-Penyiangan 2-3 kali sebulan atau disesuaikan dengan pertumbuhan gulma.
-Bibit tidak normal, berpenyakit dan mempunyai kelainan genetis harus dibuang.
-Seleksi harus dilakukan pada umur 4 dan 9 bulan.

Teknik Pemupukan pada saat pembibitan seperti :

Pupuk Makro
15-15-6-4
Minggu ke 2 & 3 (2 gram); minggu ke 4 & 5 (4gr); minggu ke 6 & 8 (6gr); minggu ke 10 & 12 (8gr)
12-12-17-2
Mingu ke 14, 15, 16 & 20 (8 gr); Minggu ke 22, 24, 26 & 28 (12gr), minggu ke 30, 32, 34 & 36 (17gr), minggu ke 38 & 40 (20gr).
12-12-17-2
Minggu ke 19 & 21 (4gr); minggu ke 23 & 25 (6gr); minggu ke 27, 29 & 31 (8gr)
POC NASA
Mulai minggu ke 1 – 40 (1-2cc/lt air perbibit disiramkan 1-2 minggu sekali).

Catatan : Akan Lebih baik pembibitan diselingi/ditambah SUPERNASA 1-3 kali dengan dosis 1 botol untuk + 400 bibit. 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 4 liter (4000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk tadi untuk penyiraman

Baca Juga Sahabat carasendiri.com Tentang Berani Jadi Pengusaha


Urea
1.       Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 dan 36
2.       Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst

225 kg/ha
1000 kg/ha

TSP
1.       Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 dan 36
2.       Bulan ke 48 & 60

115 kg/ha
750 kg/ha

MOP/KCl
1.       Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 dan 36
2.       Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst

200 kg/ha
1200 kg/ha

Kieserite
1.       Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 dan 36
2.       Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst

75 kg/ha
600 kg/ha

Borax
1.       Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 dan 36
2.       Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst

20 kg/ha
40 kg/ha

NB. : Pemberian pupuk pertama sebaiknya pada awal musim hujan (September - Oktober) dan kedua di akhir musim hujan (Maret- April).
 POC NASA
a. Dosis
 POC NASA mulai awal tanam :
0-36 bln
2-3 tutup/ diencerkan secukupnya dan siramkan sekitar pangkal batang, setiap 4 - 5 bulan sekali
>36 bln
3-4 tutup/ diencerkan secukupnya dan siramkan sekitar pangkal batang, setiap 3 – 4 bulan sekali

b. Dosis
 POC NASA pada tanaman yang sudah produksi tetapi tidak dari awal memakai POC NASA.

Tahap 1
 : Aplikasikan 3 - 4 kali berturut-turut dengan interval 1-2 bln. Dosis 3-4 tutup/ pohon
Tahap 2
 : Aplikasikan setiap 3-4 bulan sekali. Dosis 3-4 tutup/ pohon
Catatan: Akan Lebih baik pemberian diselingi/ditambah
 SUPERNASA 1-2 kali/tahun dengan dosis 1 botol untuk + 200 tanaman. Cara lihat Teknik Penanaman (Point 3.2.3.)

Baca Juga Sahabat carasendiri.com Tentang Beternak Uang dengan Love Bird

Sahabat carasendiri.com  Pemupukan kelapa sawit merupakan salah satu proses yang sangat penting untuk mempertahankan produksi buah kelapa sawit.
Pasti Sahabat carasendiri.com ingin Pohon kelapa sawit ini berbuah sekitar dua minggu sekali, atau dengan kata lain pemilik kebun kelapa sawit akan panen kelapa sawit setiap dua minggu sekali.
Namun, Sahabat carasendiri.com  setiap periode dua minggu tersebut bukan tidak mungkin buah yang dihasilkan tidak sama.
Terkadang dua minggu pertama panen besar, tetapi selang dua minggu ke empat agak menurun.
Hal ini bisa saja disebabkan dari prosedur pemupukan kelapa sawit yang belum maksimal Sahabat carasendiri.com .
Metode Pemupukan Kelapa Sawit

1.                   Apabila menggunakan sistem tebar, sebaiknya pupuk ditebarkan di pinggir piringan antara jarak 0,5 meter pada tanaman muda kelapa sawit, sedangkan untuk tanaman kelapa sawit yang sudah tua atau dewasa, pemupukan kelapa sawit diberikan pada jarak antara 1 – 2,4 meter. 
2.                   Pada sistem benam (pocket), pemupukan kelapa sawit diberikan pada 4 sampai dengan 6 lubang pada piringan di sekeliling pohon kelapa sawit. Lalu lubang ditutup lagi supaya pupuk meresap. Sistem benam cenderung digunakan pada areal yang relatif rendah. Sedangkan pada areal gambut atau pasir mudah mengalami erosi. 
3.                   Metode pemupukan kelapa sawit bisa dilakukan dengan cara-cara manual atau modern. 
4.                   Cara pemupukan kelapa sawit manual dengan menggunakan tenaga manusia dan satu persatu. Sedangkan cara pemupukan kelapa sawit modern menggunakan pesawat terbang atau bisa juga menggunakan traktor. Selama ini pemupukan kelapa sawit secara manual adalah yang paling umum dilaksanakan karena lebih murah dan lebih teliti. 
5.                   Pemupukan kelapa sawit biasanya dilakukan 2 kali dalam setahun, yakni saat awal musim dan akhir musim penghujan. 
6.                   Apabila pemupukan kelapa sawit menggunakan NPK 15-15-15, dosis perpohonnya sebanyak 4 kg ditambah DSP 1 kg perpohon. 
7.                   Penggunaan kompos untuk tandan sawit, sedangkan bahan organik berguna untuk lahan yang kurang kandungan organiknya.



Cara Pemupukan Tahap 1
Cara Pemupukan Tahap 2
Sahabat carasendiri.com   langkah awal anda bersihkan terlebih dahulu “piringan” pada tanaman kelapa sawit dari rumput dan alang-alang.
Sebab, hal ini bermanfaat bagi pohon kelapa sawit dan tandan buah sawit. Sehingga pemupukan kelapa sawit yang akan dilakukan bisa berjalan mulus dan meresap maksimal ke dalam pohon kelapa sawitnya.
Khusus untuk areal datar, pupuk ditabur merata 0,5 m dari pohon kelapa sawit sampai pinggiran melingkar.
Sahabat carasendiri.com  Lakukan hal yang sama untuk semua pohon kelapa sawit yang berada di areal datar tersebut secara merata. 
Tempat penyebaran pupuk adalah tempat pupuk ditaburkan.
Artinya jangan menyebarkan pupuk yang bukan semestinya atau tidak ditempatnya, karena akan mempengaruhi proses pemupukan kelapa sawit yang dilakukan. 
Jika terdapat jenis pupuk yang tidak boleh dicampur.
Sebaiknya tempat penaburannya dipisahkan dan diberi jarak sekitar 12 hari antara satu pupuk dengan pupuk yang lainnya. 
Pupuk dianjurkan untuk disebarkan pada pohon kelapa sawit yang memiliki akar-akar rambut paling banyak. Letaknya kira-kira dekat mahkota daun bagian yang terluar dari kelapa sawit. 
Pemupukan kelapa sawit yang akan disebarkan haruslah benar-benar berbentuk remah, bukan gumpalan-gumpalan seperti yang terdapat pada pupuk Urea dan lain sebagainya. Jadi sebelum melakukan pemupukan kelapa sawit, perhatikan pupuknya jika sudah berbentuk remah baru boleh disebarkan, tetapi jika belum, gumpalan pupuk harus kita hancurkan menjadi remah. 
Tempat Penaburan Pupuk pada Kelapa Sawit

Sahabat carasendiri.com  ,
Tempat untuk menabur pupuk atau lokasi yang dipilih sebagai tempat untuk melakukan pemupukan kelapa sawit adalah sebagai berikut:
1.                   Bokoran
2.                   Ujung bokoran 
3.                   Ujung pelepah
Cara Memupuk
1.                   Top dressing, disebar dari atau langsung ditabur di atas tanah.
2.                   Furrow application, di dalam rorak-rorak atau di pinggir guludan. Rorak atau guludan adalah gundukan dan saluran air. 
3.                   Sub Soil placement, memupuk dengan cara dibenam. 
4.                   Soil injection, dimasukkan dalam tanah dalam bentuk cairan. 
5.                   Stem injection, dimasukkan ke dalam batang. 
6.                   Nutritional spray, memupuk melalui daun.

Catatan :
Gunakanlah selalu alat takaran pemupukan kelapa sawit supaya dosis pemupukan bisa tepat dalam penggunaannya.
Pupuk memang baik untuk merangsang pertumbuhan buah kelapa sawit, tetapi jika berlebihan bukannya baik malah akan berakibat buruk.


Sahabat carasendiri.com hal kelima yang musti  Sahabat carasendiri.com lakukan ialah memahami teknik penanaman kelapa sawit seperti :

Sahabat Carasendiri.com dalam hal penanaman anda harus memperhatikan umur bibit. 
jika anda tidak memperhatikan umur bibit, 
perkembangan kelapa sawit akan tidak bagus,
serta anda harus memperhatikan pemilihan pupuk yang bagus untuk pertumbuhan kelapa sawit.
mari Sahabat carasendiri.com lihat dibawah ini tentang penanaman kelapa sawit dari tahap awal sampai akhir 




Baca Juga Sahabat carasendiri.com Tentang Peluang Usaha Budidaya Jamur Kuping

Teknik Penanaman Tahap 1
Teknik Penanaman Tahap 2
Langkah Awal yang sahabat carasendiri.com harus perhatikan
1.Pola tanam dapat monokultur ataupun tumpangsari.
Tanaman penutup tanah (legume cover crop LCC) pada areal tanaman kelapa sawit sangat penting karena dapat memperbaiki sifat-sifat fisika, kimia dan biologi tanah, mencegah erosi, mempertahankan kelembaban tanah dan menekan pertumbuhan tanaman pengganggu (gulma). Penanaman tanaman kacang-kacangan sebaiknya dilaksanakan segera setelah persiapan lahan selesai.

2. Pelubangan Tanaman
Lubang tanam dibuat beberapa hari sebelum tanam dengan ukuran 50x40 cm sedalam 40 cm. Sisa galian tanah atas (20 cm) dipisahkan dari tanah bawah. Jarak 9x9x9 m. Areal berbukit, dibuat teras melingkari bukit dan lubang berjarak 1,5 m dari sisi lereng.

Langkah Akhir yang sahabat carasendiri.com harus lakukan dan harus hati-hati ia
1.Cara Penanaman Kelapa Sawit
Penanaman pada awal musim hujan, setelah hujan turun dengan teratur.
Sehari sebelum tanam, siram bibit pada polibag. Lepaskan plastik polybag hati-hati dan masukkan bibit ke dalam lubang.
Taburkan Natural GLIO yang sudah dikembangbiakkan dalam pupuk kandang selama + 1 minggu di sekitar perakaran tanaman.
Segera ditimbun dengan galian tanah atas. Siramkan POC NASA secara merata dengan dosis ± 5-10 ml/ liter air setiap pohon atau semprot (dosis 3-4 tutup/tangki).
Hasil akan lebih bagus jika menggunakan SUPERNASA.
Adapun cara penggunaan SUPERNASA adalah sebagai berikut: 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 2 liter 2000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk tadi untuk penyiraman setiap pohon. 

2.Penyulaman dan Penjarangan
Tanaman mati disulam dengan bibit berumur 10-14 bulan. Populasi 1 hektar + 135-145 pohon agar tidak ada persaingan sinar matahari.

3.Penyiangan
Sahabat carasendiri.com  tanah di sekitar pohon harus bersih dari gulma ia agar pertumbuhan kelapa sawit bagus.

Sahabat carasendiri.com hal keenam yang musti  Sahabat carasendiri.com lakukan ialah memahami teknik pemangkasan dan penyerbukan kelapa sawit seperti :


Pemangkasan Tahap 1
Pemangkasan Tahap 2
Teknik Pemangkasan
Sahabat carasendiri.com dalam tahap awal  pemangkasan anda harus memperhatikan 3 tahap pemangkasan seperti :
1.       Pemangkasan Daun
2.       Pertama Pemangkasan pasir. 
3.       Yaitu Sahabat carasendiri.com  dengan membuang daun kering, buah pertama atau buah busuk waktu tanaman berumur 16-20 bulan.
4.       Kedua Pemangkasan produksi.
5.       Yaitu Sahabat carasendiri.com memotong daun yang tumbuhnya saling menumpuk (songgo dua) untuk persiapan panen umur 20-28 bulan.
6.       Ketiga Pemangkasan pemeliharaan. 
7.       Yaitu Sahabat carasendiri.com membuang daun-daun songgo dua secara rutin sehingga pada pokok tanaman hanya terdapat sejumlah 28-54 helai.
Pemangkasan Bunga
Sahabat carasendiri.com  harus memotong bunga-bunga jantan dan betina yang tumbuh pada waktu tanaman berumur 12-20 bulan.
Teknik Penyerbukan
Sahabat carasendiri.com  dalam tahap kedua anda harus memeperhatikan tentang :

Penyerbukan Buatan
Untuk mengoptimalkan jumlah tandan yang berbuah, dibantu penyerbukan buatan oleh manusia atau serangga.


1.Penyerbukan oleh manusia.
Dilakukan saat tanaman berumur 2-7 minggu pada bunga betina yang sedang represif (bunga betina siap untuk diserbuki oleh serbuk sari jantan). Ciri bunga represif adalah kepala putik terbuka, warna kepala putik kemerah-merahan dan berlendir.

2.Penyerbukan oleh Serangga Penyerbuk Kelapa Sawit.
Serangga penyerbuk Elaeidobius camerunicus tertarik pada bau bunga jantan. Serangga dilepas saat bunga betina sedang represif. Keunggulan cara ini adalah tandan buah lebih besar, bentuk buah lebih sempurna, produksi minyak lebih besar 15% dan produksi inti (minyak inti) meningkat sampai 30%.

Cara penyerbukan:
Sahabat carasendiri.
Harus melaukan seperti :
1. Bak seludang bunga.
2. Campurkan serbuk sari dengan talk murni
( 1:2 ). Serbuk sari diambil dari pohon yang baik dan biasanya sudah dipersiapkan di laboratorium, semprotkan serbuk sari pada kepala putik dengan menggunakan baby duster/puffer.


Baca Juga Sahabat carasendiri.com Tentang Kandungan Gizi dan Khasiat Jamur Tiram

Sahabat carasendiri.com hal ketujuh yang musti  Sahabat carasendiri.com lakukan ialah memahami tentang penyakit dan hama kelapa sawit seperti :

Hama
Penyakit

a. Hama Tungau
Penyebab: tungau merah (Oligonychus). Bagian diserang adalah daun. Gejala: daun menjadi mengkilap dan berwarna bronz. Pengendalian: Semprot Pestona atau Natural BVR.

b. Ulat Setora
Penyebab: Setora nitens. Bagian yang diserang adalah daun. Gejala: daun dimakan sehingga tersisa lidinya saja. Pengendalian: Penyemprotan dengan Pestona.

a. Root Blast
Penyebab: Rhizoctonia lamellifera dan Phythium Sp. Bagian diserang akar. Gejala: bibit di persemaian mati mendadak, tanaman dewasa layu dan mati, terjadi pembusukan akar. Pengendalian: pembuatan persemaian yang baik, pemberian air irigasi di musim kemarau, penggunaan bibit berumur lebih dari 11 bulan. Pencegahan dengan pengunaan Natural GLIO.

b. Garis Kuning
Penyebab: Fusarium oxysporum. Bagian diserang daun. Gejala: bulatan oval berwarna kuning pucat mengelilingi warna coklat pada daun, daun mengering. Pengendalian: inokulasi penyakit pada bibit dan tanaman muda. Pencegahan dengan pengunaan Natural GLIO semenjak awal.

c. Dry Basal Rot
Penyebab: Ceratocyctis paradoxa. Bagian diserang batang. Gejala: pelepah mudah patah, daun membusuk dan kering; daun muda mati dan kering. Pengendalian: adalah dengan menanam bibit yang telah diinokulasi penyakit.
Catatan : Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki. Penyemprotan herbisida (untuk gulma) agar lebih efektif dan efisien dapat di campur Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki .


Sahabat carasendiri.com hal kedelapan yang musti  Sahabat carasendiri.com lakukan ialah memahami panen dan pasca panen kelapa sawit seperti :

Sahabat carasendiri.com Umur Panen Kelapa Sawit
Anda harus mulai berbuah setelah 2,5 tahun dan masak 5,5 bulan setelah penyerbukan.
Sahabat carasendiri.com  Kelapa Sawit dapat dipanen jika tanaman telah berumur 31 bulan, sedikitnya 60% buah telah matang panen, dari 5 pohon terdapat 1 tandan buah matang panen.
Sahabat carasendiri.com  harus memperhatikan ciri tandan matang panen adalah sedikitnya ada 5 buah yang lepas/jatuh dari tandan yang beratnya kurang dari 10 kg atau sedikitnya ada 10 buah yang lepas dari tandan yang beratnya 10 kg atau lebih.

Sahabat carasendiri.com Penanganan Pasca Panen Kelapa Sawit

Penanganan pasca panen umumnya meliputi pekerjaan:
- Grading (pengkelasan) dan standarisasi
- Pengemasan dan pelabelan
- Penyimpanan
- Pengangkutan








Semoga Artikel kali ini sangat bermanfaat ia bagi Sahabat carasendiri.com yang ingin mencoba budidaya kelapa sawit, 

Baca Juga Sahabat carasendiri.com Tentang Beternak Uang Dengan Bebek Itik






0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...