Cara Mudah Belajar bahasa Inggris

Belajar bahasa inggris, susah susah agmpang jika kita tidak tau caranya, disini, kami akan membahasa pelajaran bahasa inggris dari awal sampai akhir, ini adalah pelaran pertama tentang TO BE

HUKUM PACARAN DALAM ISLAM

SEBAGIAN PENYELEWENGAN YANG TERJADI DALAM PERKAWINAN YANG WAJIB DIHINDARKAN/DIHILANGKAN, Pacaran Kebanyakan orang sebelum melangsungkan perkawinan biasanya "Berpacaran" terlebih dahulu, hal ini biasanya dianggap sebagai masa perkenalan individu

Yakjuj Makjuj dikurung dalam tembok ghaib

Apa pun tentang keberadaan dinding penutup tersebut, ia memang terbukti ada sampai sekarang di Azerbaijan dan Armenia. Tepatnya ada di pegunungan yang sangat tinggi

Puasa Senin Kamis, Dijalan Allah SWT - Catatan 13

Di hari ini saya akan menulis makna puasa sunnah senin kamis, pasti banyak kalian semua sudah mengetahui makna dari puasa sunnah hari senin dan hari kamis, puasa sunnah hari senin dan kamis memiliki keistimewaan oleh Nabi Muhammad SAW,Nabi Muhammad SAW adalah seseorang yang sering kali

Apakah Anda Berani Menjadi Seorang Pengusaha ?

Jadi pengusaha diisebabkan oleh sesuatu yang ada dalam hidup seseorang, bisa dikarenakan, semakin kritis seseorang tersebut, maka semakin kritis otaknya untuk berpikir, bagaimana untuk menghasilkan uang dengan cara sendiri.

Mencari Pasangan Yang Ideal ?

Hidup di era modern ini manusia dituntut semakin lebih pintar dalam kemajuan teknologi yang semakin hari semakin canggih, ada banyak alasan mengapa pria mencari sosok seorang wanita berpendidikan,

Indera Keenam / The Sixth Sense

Indra Keenam ? Jujur ia, jika membicarakan artikel yang satu ini, tidak akan habis-habisnya, Ini saya tidak tau, sudah artikel ke berapa, tentang indera keenam, Tapi karena banyaknya yang merequest untuk membahas ini lagi, jadi saya posting kembali tentang indera keenam dengan sumber yang berbeda,

Cara Merawat Ayam Bangkok Siap Adu

Ayam Bangkok adalah ayam yang berasal dari negeri seberang ialah Thailand, Ayam Bangkok adalah jenis ayam petarung yang handal dibanding dengan ayam-ayam lainnya,Ayam Bangkok banyak disukai karena daya pukul dan badannya yang besar,

Kejadian Baitullah (Kabah) Terendam Banjir

Pastinya kita sering melihat kabah ramai selalu dengan orang-orang dari seluruh belahan dunia untuk beribadah, tpi pernah tidak anda seklaian melihat kabah terendam ? ini saya juga baru tau bahwa kabah pernah terendam air, menatap untuk kesekian kalinya

Pemerintah Halmahera Mewajibkan PNS Memakai Batu Bacan

Batu bacan sudah dikenal sejak tahun 1960-an. Batu bacan terdapat di pulau Kasiruta bukan pulau Bacan, karena pusat pemerintahan terdapat di Labuha, pulau Bacan maka batu tersebut dinamai batu bacan. Pada masa itu

Pasca Panen

Sahabat carasendiri.com di post kali ini kita akan membahas tentang pasca panen jamur,
Panen adalah suatu kegiatan yang paling ditunggu – tunggu oleh semua petani,
Di topik kita saat ini adalah budidaya Jamur,
namun Sahabat carasendiri.com panen bukanlah merupakan kegiatan akhir dari proses budidaya,
Jika kita tau bahwa jika sudah panen maka berakhirlah semuanya dan memulai kembali dari awal,
Tapi Sahabat carasendiri.com dalam budidaya jamur,
Jika sudah panen masih ada kegiatan lagi dalam penanganan pasca panen jamur tiram.

Sahabat carasendiri.com  ini adalah tips bagaimana cara melakukan panen dan penanganan pasca panen jamur tiram.
So jangan lupa dalam segi pemasaran jamur dapat dilakukan dengan menggunakan kemasan biasa saja seperti plastik atau tanpa kemasan juga bisa.
Apabila jamur tersebut dijual dengan kemasan, masalah transportasi dalam pemasaran tidak begitu bermasalah.


Baca Juga Sahabat carasendiri.com Tentang Persiapan Budidaya Jamur



Akan tetapi bila pemasaran dilakukan tanpa kemasan,
apabila lokasi pasar cukup jauh maka dalam pemasarannya perlu wadah yang terlindung dari sinar matahari tetapi mempunyai aerasi yang  cukup.
Oleh karena itu apabila pemasaran dilakukan dalam jumlah besar dan jauh, hendaknya menggunakan kendaraan yang dilengkapi dengan pendingin. 

Perlu diketahui Sahabat carasendiri.com bahwa dalam masa panen,
Ada cara-cara yang berpengaruh terhadap kualitas jamur yang dipanen,
Seperti : kualitas dan daya tahan jamur yang dipanen.
Teknik memanen jamur yang tidak benar dapat mengakibatkan kerusakan media tumbuhnya jamur yang pada akhirnya akan mengurangi produktifitas jamur yang dibudidayakan.

Ini ada sedikit tips-tips  untuk pengemasan jamur supaya lebih menarik buat konsumen,atau supaya jamur itu tidak cepat layu / terhindar dari hama.

Pada dasarnya Sahabat carasendiri.com jamur tiram sangat laku di pasaran.
Namun jika dalam segi pasar kita harus bersaing untuk memasarkannya,
demikian dalam segi pengemasan Sahabat carasendiri.com,
anda harus melakukannya dengan kreatif,
Sahabat carasendiri.com bisa melakukan dengan pengemasan vakum, atau cara gampangnya anda bisa berkunjung ke pasar swalayan dan mengamati bentuk kemasan jamur tiram dan atau produk sejenis di sana.

Jangan lupa Sahabat carasendiri.com untuk menyimpannya pada suhu sekitar 4 derajat celcius.
Sekian tips-tipsnya
Semoga bermanfaat

Baca Juga Sahabat carasendiri.com Tentang Berani Jadi Pengusaha





Tips-Tips Panen


Baglog merupakan media tanam yang dipersiapkan untuk kebutuhan pertumbuhan jamur tiram. Di dalamnya telah tersedia berbagai nutrisi tambahan yang tidak tersedia di lingkungan aslinya tempat jamur tumbuh liar. Terang saja karena baglog dirancang untuk memproduksi jamur tiram dengan kualitas yang baik dan diharapkan dapat tumbuh secara berlanjut.
Selain bahan-bahan tambahan, baglog juga memiliki kelembapan yang berasal dari air. Air ini salah satu syarat pertumbuhan jamur tiram. Seperti pepatah bagai jamur di musim penghujan, jamur memang tumbuh subur pada kondisi udara yang lembab lagi sejuk. Dengan tidak tercukupinya air bagi pertumbuhan, jamur tiram yang dihasilkan pun akan jauh dari kualitas.
Pengkabutan kumbung dilakukan untuk menghasilkan keadaan seperti kondisi optimum pertumbuhan jamur tiram. Namun sering kali pengkabutan memiliki banyak kekurangan. Pengkabutan dengan nozel yang terlalu besar akan berdampak pada akumulasi bintik air pada jamur tiram. Bila hal ini terjadi air akan lebih lama hilang dari jamur tiram dan mengakibatkan bercak kuning. Keadaan ini tentu tidak menarik saat dikemas.
Pengkabutan yang terlalu sering juga mengakibatkan lingkungan kumbung terlalu basah. Keadaa ini bisa memacu pertumbuhan mikroorganisme lain seperti ganggang dan bakteri pada media baglog. Hasil jamur tiram yang didapat pun terlalu basah sehingga mudah rusak atau tidak tahan lama saat disimpan.
Masalah yang lain lagi yaitu terkadang petani sulit menentukan waktu siram. Patokannya bukan pagi dan sore tapi apabila kelembapan kumbung telah berkurang. Bagi kumbung yang memiliki pengukur kelembapan saya rasa hal ini tidak menjadi persoalan.
Ada tips sederhana untuk mengatasi atau paling tidak dapat mengurangi masalah tersebut di atas. Efek lainnya yaitu dapat meningkatkan pertumbuhan dan bobot panen jamur tiram tanpa menjadikannya lebih lemah disimpan. Dengan cara ini hasil panen jamur tiram akan meningkat pada awal-awal panen karena kondisi baglog tidak banyak berubah.
Caranya cukup anda lubangi saja plastik pada bagian atas baglog tanpa membuka kapas penutup. Buat 2-3 lubang dan biarkan jamur tumbuh dari sana. Pada panen berikutnya buat kembali lubang di tempat berbeda dengan jumlah lubang lebih banyak. Cara ini memiliki maksud untuk mengurangi penguapan yang terjadi pada baglog sehingga air yang tersedia dimanfaatkan secara maksimal bagi pertumbuhan jamur tiram. Bila sudah demikian, otomatis bobot panen akan meningkat.
Mari kita lihat kebiasaan petani selama ini, ada yang membuka kapas, setelah panen dikorek-korek, atau membuka langsung memotong plastik bagian atas agar primordia yang keluar lebih banyak karena bidang tumbuh lebih luas. Tapi kelemahannya media mengalami penguapan yang tinggi dan cepat kering. Tentu anda dapat membandingkan penguapan yang terjadi antara baglog dengan diberi lubang kecil dengan baglog yang dibuka kapas penutupnya, terlebih-lebih yang dipotong plastik bagian atasnya…
Bila anda beranggapan pengkabutan akan membuat media kembali basah, saya menyangkal anggapan ini. Sebab baglog dengan misellium yang tebal tidak mudah menyerap air. Walau anda siram sekalipun air akan sedikit sekali yang terserap dan tidak akan mengembalikan kondisi seperti sedia kala. Anda dapat amati baglog yang plastiknya semakin hari semakin keriput, seharusnya hal itu tidak terjadi bila anggapan itu benar.
Nah, pada panen ketiga atau keempat dan seterusnya anda dapat membuat lubang yang lebih besar karena panen “monster” telah terjadi pada awal pertumbuhan. Lakukan perawatan seperti biasa… keberhasilan panen monster tidak terlepas pula dari kualitas bibit yang digunakan. Bibit kami telah banyak digunakan secara luas di daerah Bogor, Bandung, dan Lampung. Petani yang mencoba-coba menggunakan bibit lain pada akhirnya kembali lagi menggunakan bibit kami.
Sifat bibit jamur tiram yang kami produksi:
Ukuran besar, rumpun banyak, berwarna putih bersih dan tidak mudah pecah pingir tudungnya.
Kami tunggu anda di tempat kami untuk studi banding dan berbagi informasi, bila memungkinkan dapat terjalin hubungan bisnis… Silahkan lihat halaman KONTAK. Anda ingin mengetahui layanan kami silahkan lihat TOTAL SUPPORT.

Tanya-Jawab
Tanya
  untuk percepatan panen pertama ke panen ke dua dalam bag log,bagaimana caranya..panen saya lambat..makasih

jawab
1. kondisi suhu dan kelembapan lingkungan disesuaikan lagi (disemprot, gunakan karung goni basah pada lantai).
2. untuk pembuatan baglog2 selanjutnya, mungkin bisa ditambahkan nutrisi yang mengandung banyak protein (nitrogen).

semoga bermanfaat :)


Tanya
bagaimana cara panen jamur tiram, apakah diambil serumpunnya atau di potong daun yang lebar-lebar saja.

jawab
diambil dengan akar2nya
hal ini agar akarnya tidak menyebabkan pembusukan pada substrat (media)


Tanya
mau tanya sebenarnya berapa persen hasil panen maximal jamur tiram putih terhadap berat baglognya? berat baglog saya 1,2 kg. makasih sebelumnya

Jawab:
Persentase total hasil panen jamur tiram terhadap bobot baglog bervariasi. Mulai dari 15% hingga di atas 100%. Tentu lebih baik jika anda menggunakan media yang menghasilkan panen dengan persentase hasil yang tinggi.
Semoga bermanfaat :)


Inilah Tips-Tips Panen yang bisa saya info kan , jika ingin tau Tips Pasca Panen

Cara Mudah Pembibitan Jamur Tiram

Sahabat carasendiri.com taukah anda tentang budidaya jamur tiram ?
jika belum tau mari kita membahas lebih detail tentang jamur tirma ,
di jaman sekarang memang sedang marak yang membudidaya jamur tiram,
karena banyak diminati pasar,
oleh karena itu banyak masyarakat yang membudidaya jamur tiram tersebut.  
Sahabat carasendiri.com prospek ekonomi yang dihasilkan  cukup baik, 
Menjadikan budidaya jamur tiram sebagai peluang usaha baru yang cukup menjanjikan.  

Sahabat carasendiri.com jika kalian ingin mencoba dalam budidaya jamur tirma .
silahkan kalian mencoba dan jangan lupa ilmunya dahulu ya dikuasai, 
mari Sahabat carasendiri.com kita lanjutkan pembahasannya.
semakin maraknya Luas pasar yang ada saat ini juga menjadi poin penting dari peluang usaha jamur tiram.
Budidaya jamur tiram itu tidaklah sulit Sahabat carasendiri.com
Sahabat carasendiri.com hanya membutuhkan media tumbuh saja, 
Sahabat carasendiri.com hanya saja membutuhkan namanya baglog, 
suhu udara dan kelembapan yang teratur, serta penyiraman yang teratur. Sehingga banyak orang awam juga dapat memulai budidaya jamur tiram ini.

Baca Juga Sahabat carasendiri.com Tentang BUDIDAYA JAMUR TIRAM MODAL RINGAN HASIL BESAR

Sahabat carasendiri.com jika sudah niat menjalankan usaha jamur tiram,
yang penting adalah proses pembibitan jamur sebelum dilakukan budidayanya. 
ayo kita masuk kelangkah awal Sahabat carasendiri.com
pertama kalian harus menyiapkan bibit jamur tiram,
ini merupakan modal pokok untuk menyiapkan media tanam jamur. 
Bahan utama media jamur adalah serbuk kayu sengon. 
Atau dapat juga menggunakan serbuk kayu jenis lain asalkan bukan jenis kayu yang beracun. 
mari Sahabat carasendiri.com ini adalah cara mudah pembibitan jamur tiram 
selengkapnya cek dibawah ini :

I. Pembuatan Media Baglog Jamur

Mulanya bekatul dicampur rata dengan dolomite (kapur pertanian), lalu digelar secara merata di lantai dengan komposisi bekatul 15%, dolomite 2%. Kemudian serbuk gergaji yang sudah mengandung air ±60%, digelar rata diatas campuran bekatul-dolomit, dengan komposisi serbuk gergaji 83%.
Setelah itu di aduk rata. Pengadukan dilakukan minimal 3x, sehingga adukan menjadi homogen. Kemudian adukan yang telah homogen ditutup dengan plastic atau terpal dan biarkan selama 24 jam, bertujuan agar terjadi fermentasi campuran.

II. Pembungkusan Media Baglog


Media yang telah di fermentasi dimasukkan de dalam wadah plastik sambil dipadatkan. Selanjutnya dilakukan pengepressan agar kepoadatan maksimal.
Media yang tadi telah dipress, dipasangkan cinicn dan ditusuk menggunakan kayu yang nantinya berfungsi sebagai tempat bibit jamur yang akan ditanam. Kemudian setelah itu dipasangkan kapas dan ditutup. Fungsi tutup agar pada saat pengovenan atau proses sterilisasi, kapas tidak basah oleh uap air. Dan setelah itu media siap disterilkan.
III. Pensterilisasi Media Baglog.
Media dimasukkan ke dalam krat yang telah disediakan, dan disusun di dalam ruang oven. Setelah ruang oven penuh, pintu ditutup rapat agar tidak terajdi kebocoran. Kemudian api dinyalakan di bawah ketel uap, biarkan menyala terus sampai suhu di dalam oven mencapai 95ºC atau minimal waktu pengovenan 8 jam. Setelah suhu yang dibutuhkan tercapai, biarkan oven tetap tertutup selama 12 jam
IV. Pembibitan Media Baglog Jamur
Siapkan botol bibit F3 jamur dan peralatan pengduk bibit, lalu disterilkan menggunakan alkohol dan dibakar. Kemudian media jamur yang ada di dalam oven dikeluarkan dan dimasukkan ke dalam ruangan inokulasi atau pembibitan. Setelah selesai, ruangan disterilkan. Sementara itu tangan dan pakaian petugas pembibit juga disterilkan dengan alkohol.
Bibit F3 jamur yang berada di dalam botol diaduk menggunakan alat pengaduk. Kemudian kapas media jamur dibuka selanjutnya bibit F3 dituang ke dalam media sampai penuh, diguncang dan langsung ditutup kembali.
Pembibitan telah selesai dilakukan. Dan kemudian media dipindah ke ruang inkubasi.
V. Masa Inkubasi

Masa inkubasi adalah masa pertumbuhan miselium jamur di dalam media jamur. Pertumbuhan miselium ditandai dengan serat putih, yang dimulai dari tempat awal bibit ditanam dan terus berkembang.


Baca Juga Sahabat carasendiri.com Tentang Beternak Uang dengan Burung Kacer

Persiapan Sebelum Usaha Jamur Tiram

Usaha jamur tiram sekilas sangat menjanjian, tidak jarang membuat orang tergiur dalam usaha ini. Pekerjaan yang bisa dilakukan dengan Part Time maupun menjadi pekerjaan utama. Sebelum jauh terjun kedalam usaha ini ada beberapa hal yang sangat diperhatikan dari lingkungan ( Daerah ) kita, selain modal maupun pengetahuan dibidang jamur tiram ini.
      A.      Bahan
Jamur tiram sangat kaya dengan vitamin, protein, rendah kalori,berserat tinggi membantu pencernaan, antiviral dan antikanker, mudah memasaknya dan mudah dicerna.dan dikenal kelezatan rasanya.  Sehingga membutuhkan bahan bahan ( Media) dan peralatan pendukung dalam proses pembuatan jamur ini.
Dalam proses pembuatan bibit PDA, komposisi media utama adalah :
1. Dextrose
2. Kentang
3. Agar 
Peralatan pendukung
1. Laminar Air Flow ( Lab kecil ), yang terbuat dari kaca dan teriplex
2. Alkohol
3. Kapas
4. Cuter
5. Bunzen
6. Plastik/kertas
7. Karet
8. Sendok/Spatula

Peralatan Dalam Proses Pembuatan Baglog
1. Plastik PP
2. Cincin Baglog
3. Serbuk Gergaji
4. Dedak
5. Kapur
6. Tepung
7. Gyps
8. Karet

Peralatan Dalam Sterilisasi Baglog
1. Boiler/Stimer, Atau Drum bekas
2. Kayu Bakar/Gas/Batubara
3. Termometer
4. Plastik Penutup ( Bila diperlukan)

Bahan ( Peralatan) diatas sangat diperlukan dalam mensuksekan usaha ini, sehingga diperlukan penggalian informasi terkait dimana mendapatkan bahan dan peralatan tersebut. Namun sebagian diatas bisa dimodifikasi atau sekedar opsional termaksud media. Karna pada hakikatnya pada proses budidaya jamur tiram ini adalah pemanfaatan limbah ( Serbuk gergaji, Dedak, Jagung, Ampas tebu) disekitar kita. Jadi pilihlah limbah yang mudah didapatkan. Setelah semua informasi dimana kita bisa dapatkan baru dipikrkan pemasaranya.

  B. Pemasaran
Jangan lupa dimana kita tinggal??  Apa bedanya desa atau kota? Jelas berbeda.. tapi kita tidak membahas soal desa atau kota, yang kita bahas adalah pemasaranya, nanti kalo sudah paham pemsaranya  maka akan tau sendiri apa hubunganya desa dengan kota dalam hal usaha ini.
“ Setiap  kumpulan beberapa manusia adalah tempat bertukarnya informasi” .  Setiap orang merupakan peluang untuk kita sampaikan sebuah informasi.
Kebanyakan pemula dalam usaha ini, bingung dalam pemasaranya,walaupun mereka berada didaerah yang strategis ( Kota). Pengalaman kami Daerah Medan dalam pemasaran  budidaya jamur tiram ini sangat lah tidak rumit, asal ada kemauan Anda dapat memasarkan ke :
1.       Pasar
2.       Tukang Goreng
3.       Tetangga/ Kenalan
4.       Rumah Makan/Restouran
5.       Hotel
6.       Rumah Sakit
7.       Swalayan
8.       Tukang sayur keliling
9.       Dll

Namun bagaimana jika lokasinya jauh dari pemasaran  diatas, kususnya berada didaerah desa ??
Jangan kawatir, jalinlah mitra ( Agen) anda yang berada dikota, maka kesulitan anda juga akan teratasi.
Jika sudah menjalin kerja sama dengan mitra dikota tentu, tidak sulit bagi anda melalukan usaha ini, setiap  usaha membutuhkan kerja keras dan cerdas, dan do`a , tanpa terkecuali dikota.

Jika persiapan ini sudah kita dapatkan, maka jangan ragu untuk melangkah!!!!




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...